Analisis Komentar Netizen terhadap Kasus Pembullyan Mahasiswa Universitas Udayana Timothy Anugerah Saputra di Media Sosial X pada Akun @unudmenfess
Kata Kunci:
bullying, komentar netizen, media sosial, analisis isi, Universitas UdayanaAbstrak
Fenomena perundungan (bullying) di ruang digital semakin meningkat seiring dengan berkembangnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komentar netizen terhadap kasus perundungan yang menimpa mahasiswa Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputra, pada platform media sosial X melalui akun @unudmenfess. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data dikumpulkan pada rentang tanggal tertentu dari unggahan terkait kasus, kemudian dikategorikan menjadi beberapa bentuk reaksi netizen seperti dukungan, kecaman, candaan atau sarkasme, dan netral-informatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komentar bersifat negatif dan mengandung unsur cyberbullying berupa body shaming, labeling, serta agresi verbal. Temuan ini menunjukkan bahwa budaya digital di kalangan mahasiswa masih rentan terhadap praktik kekerasan verbal dan kurangnya literasi etika digital. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi terhadap pengembangan kebijakan kampus dan program literasi digital untuk mahasiswa.
Unduhan
Referensi
Anjani, A. S., & Saniro, R. K. K. (2024). Analisis kesalahan penggunaan tanda baca dan huruf kapital. Jurnal Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 266–269.
Armanda, D. M., Afaf, D., & Krisdahyanto, R. (2025). Filter bubble dan echo chamber: Pengaruh algoritma media sosial terhadap pola konsumsi informasi mahasiswa Universitas Lampung. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(4), 1124–1129.
Fajarini, S. D., Yuliani, F., & Kurniawati, J. (2025). Peran algoritma media sosial dalam membentuk filter bubble dan echo chamber di kalangan milenial dan Gen Z Kota Bengkulu. Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM), 6(1), 205–229.
Frontina, T., Budiarti, R. R., & Adrian, D. P. A. (2023). Masalah perundungan di dalam lingkup pendidikan: Studi kasus terhadap siswa disabilitas. PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 19(1), 84–94.
Honya, R., & Toisuta, J. S. (2024). Peran guru pendidikan agama Kristen untuk membentuk mentalitas siswa menghadapi tindakan perundungan (bullying) dalam pergaulan. EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 4(1), 211–224.
Josua, L. V., Sembiring, G. T., & Abimanyu, B. R. (2025). Kampanye sosial anti-bullying: Inovasi mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(11), 4753–4758.
Konay, J. P., & Saingo, Y. A. (2025). Mewujudkan keadilan dan keberadaban manusia dalam mengantisipasi perundungan. JIM: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(1), 138–149.
Ketaren, M. A., Sitio, S. R., Hutagaol, S. Y. B., Sinaga, G. G., & Sinaga, I. R. (2025). Studi literatur: Analisis kasus perundungan siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 70 Jakarta. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 10155–10160.
Mulyanto, A., Nuraeni, A., & Maulani, S. M. (2023). Bentuk dan jenis komunikasi bernada ujaran kebencian (studi kasus terhadap postingan dan komentar pada akun Instagram @Nyinyir_Update_Official). Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 12(1), 73–86.
Musfiroh, N., & Ardhianti, M. (2025). Analisis wacana ujaran kebencian pada perempuan di media sosial: Discourse analysis of hate speech against women on social media. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya, 11(2), 530–542.
Nisa, S. K., & Malikha, U. (2025). Analisis wacana kritis terhadap bullying di kolom komentar Instagram @tasyiiathasyia: Dampak dan responnya. KLITIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 33–43.
Ngesthi, Y. S. E., & Arifianto, Y. A. (2023). Memetakan tantangan kepemimpinan Kristen dalam pembacaan reflektif 2 Timotius 2:15-16. Jurnal Teruna Bhakti, 6(1), 59–69.
Putra, A., Wahyuda, M. A., & Fitria, Y. (2025). Bullying di kalangan mahasiswa pada perguruan tinggi di Indonesia: Bimbingan dan konseling sebagai solusi. Counselle: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 5(1), 18–33.
Putri, E., & Rahayu, U. S. (2024). Ujaran kebencian melalui komentar Instagram sebagai kekerasan politik. Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 21(1), 45–65.
Parlindungan, R. M., Pattikawa, J., Febbyanti, V., & Edwina, A. F. M. (2024). Perundungan siber dalam perspektif analisis wacana kritis: Kajian kritis bahasa dalam komentar Instagram. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 1719–1729.
Pernando, A., Saniro, R. K., Aulia, C. K., Faridah, S. Y., Yustian, S. D., Azzahra, M., … Sary, F. N. (2024). Analisis penggunaan diksi dalam konteks ujaran kebencian pada komentar di media sosial Instagram pada akun @Arie_Rieyanthie. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 4(6), 2–8.
Raza, A. M., & Aulia, N. (2025). The echo chamber effect: Analisis sosiologis peran algoritma media sosial dalam pembentukan solidaritas dan polarisasi kelompok di Indonesia. Jurnal Bincang Komunikasi, 3(1).
Sari, I. N., Maulana, S., Azizah, B., Nasution, A. A. A. P., & Mahfud, S. R. (2025). Komentar netizen dan normalisasi bullying di TikTok. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 14(1).
Wulandari, V., Rullyana, G., & Ardiansah, A. (2021). Pengaruh algoritma filter bubble dan echo chamber terhadap perilaku penggunaan internet. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 17(1), 98–111.






