Inovasi Metode Pembelajaran Berbasis Studi Kasus pada Materi Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa MI Kelas VI

Penulis

  • Ahmad Khoirudin Madrasah Ibtidaiyah NU Tri Bhakti Lampung

Kata Kunci:

studi kasus, pembelajaran IPA, ciri makhluk hidup, penelitian tindakan kelas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui penerapan metode pembelajaran berbasis studi kasus pada materi “Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya”. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VI di sebuah MI di Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana hasil belajar siswa meningkat dari nilai rata-rata 68,4 pada pra-siklus menjadi 81,2 pada siklus II. Seiring dengan itu, ketuntasan belajar klasikal naik dari 44% menjadi 88%, serta aktivitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat yang ditandai dengan antusiasme dalam diskusi dan kemampuan menganalisis masalah secara kritis. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode studi kasus yang kontekstual efektif untuk menjadikan pembelajaran IPA lebih bermakna dan interaktif di tingkat pendidikan dasar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of Instruction. Harvard University Press.

Herreid, C. F. (2011). Case Study Teaching. New Directions for Teaching and Learning, 2011(128), 31–40.

Hmelo-Silver, C. E., Duncan, R. G., & Chinn, C. A. (2007). Scaffolding and Achievement in Problem-Based and Inquiry Learning: A Response to Kirschner, Sweller, and Clark (2006). Educational Psychologist, 42(2), 99–107.

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It's Here to Stay. Corwin Press.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An Educational Psychology Success Story: Social Interdependence Theory and Cooperative Learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (Eds.). (1988). The Action Research Planner (3rd ed.). Deakin University Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Partnership for 21st Century Skills. (2015). P21 Framework for 21st Century Learning. Washington, DC.

Perkins, D. N. (1992). Smart Schools: Better Thinking and Learning for Every Child. Free Press.

Sari, D. P., & Wijaya, A. (2019). Analisis Problematika Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 112-125.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2014). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Wulandari, A., & Sholihin, H. (2021). Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(1), 88-97.

Diterbitkan

2025-01-10

Cara Mengutip

Khoirudin , A. . (2025). Inovasi Metode Pembelajaran Berbasis Studi Kasus pada Materi Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa MI Kelas VI. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(01). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/jimu/article/view/1111