Evaluasi Kinerja Publik di Tengah Fenomena Galian Akhir Tahun Pergeseran Paradigma dari Serapan Anggaran ke Capaian Nilai Publik (Studi Kasus Kota Tangerang Selatan)
Kata Kunci:
Kinerja Publik, Teori Kontingensi, Serapan Anggaran, Nilai Publik, Tangerang SelatanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena “galian akhir tahun” sebagai representasi tekanan kinerja dalam manajemen sektor publik, khususnya di Kota Tangerang Selatan. Dengan menggunakan kerangka teori kontingensi, penelitian ini mengevaluasi bagaimana pengukuran kinerja bergeser dari orientasi serapan anggaran menuju penciptaan nilai publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui telaah dokumen, analisis media, dan wawancara dengan pemangku kepentingan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas kinerja di Kota Tangerang Selatan masih didominasi oleh indikator keuangan dan target jangka pendek, bukan pada hasil substantif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Faktor-faktor kontingensi seperti struktur organisasi, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kebijakan sangat memengaruhi cara kinerja diinterpretasikan dan diukur. Dengan demikian, diperlukan pergeseran paradigma dari kepatuhan finansial menuju sistem kinerja berbasis nilai publik, selaras dengan RPJMD dan kerangka Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD).
Unduhan
Referensi
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (2023). Laporan evaluasi efektivitas serapan anggaran daerah tahun 2023. https://www.bpkp.go.id
Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang Selatan. (2024). Laporan realisasi anggaran tahun anggaran 2024. https://tangerangselatankota.go.id
Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan. (2024). Tangsel dalam angka 2024. https://tangselkota.bps.go.id
Donaldson, L. (2001). The contingency theory of organizations. Sage Publications.
Fiedler, F. E. (1964). A contingency model of leadership effectiveness. Advances in Experimental Social Psychology, 1, 149–190. https://doi.org/10.1016/S0065-2601(08)60051-9
Inspektorat Daerah Kota Tangerang Selatan. (2024). Evaluasi implementasi RPJMD Kota Tangsel 2021–2026. https://inspektorat.tangerangselatankota.go.id
Moore, M. H. (1995). Creating public value: Strategic management in government. Harvard University Press.
Mouritzen, P. E., & Svara, J. H. (2002). Leadership at the apex: Politicians and administrators in western local governments. University of Pittsburgh Press.
OECD. (2023). Public sector performance: Results and value for money. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264300000-en
Pemkot Tangsel. (2021). Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 8 Tahun 2021 tentang RPJMD 2021–2026. https://jdih.tangerangselatankota.go.id
Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2017). Public management reform: A comparative analysis – Into the age of austerity (4th ed.). Oxford University Press.
Simanjuntak, P. J. (2022). Evaluasi efektivitas anggaran dan kinerja pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 8(3), 245–258. https://doi.org/10.31219/osf.io/9q8pw
Suwarno, Y. (2020). Governansi adaptif dalam birokrasi publik: Tantangan reformasi di era digital. Alfabeta.
Wibowo, M. A., & Setiawan, D. (2023). Evaluasi kinerja dan penganggaran berbasis hasil di pemerintah daerah. Jurnal Reformasi Administrasi Publik, 11(1), 55–67. https://doi.org/10.23969/jrap.v11i1.5400






