Peranan dan Kerjasama Personil Sekolah dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Penulis

  • Gita Nayzha Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Resi Zarmawaty Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Aisya Mike Afyfah Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Nacita Alia S Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Alfi Yunita Universitas PGRI Sumatera Barat

Kata Kunci:

bimbingan dan konseling, personil sekolah, kolaborasi, kepala sekolah, layanan Pendidikan

Abstrak

Profesi guru sebagai jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam pembangunan pendidikan nasional, karena guru tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kompetensi, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jabatan fungsional guru juga menempatkan profesi ini sebagai pekerjaan profesional yang menuntut keahlian khusus, sertifikasi, dan pemenuhan standar kompetensi sesuai regulasi pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep profesi guru sebagai jabatan fungsional melalui pendekatan literatur review berdasarkan regulasi pemerintah, buku akademik, serta hasil-hasil penelitian terbaru. Metode literatur review digunakan dengan melakukan identifikasi, evaluasi, dan sintesis terhadap sumber-sumber relevan yang membahas karakteristik, peran, fungsi, serta tantangan guru sebagai jabatan fungsional. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru sebagai jabatan fungsional memiliki empat dimensi utama, yaitu kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian, yang secara langsung memengaruhi kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan. Selain itu, penilaian angka kredit (PAK), pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), dan jenjang karier merupakan komponen penting yang membedakan jabatan fungsional guru dengan pekerjaan lain. Temuan literatur juga mengungkapkan bahwa masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya, seperti rendahnya pemahaman terhadap sistem kenaikan pangkat, minimnya akses pelatihan, serta beban administrasi yang menghambat fokus pada aktivitas pembelajaran. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan jabatan fungsional guru membutuhkan dukungan regulasi yang konsisten, peningkatan kompetensi berkelanjutan, serta optimalisasi manajemen kinerja untuk memastikan guru mampu menjalankan perannya secara profesional dan berdampak signifikan bagi mutu pendidikan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Asmani, J. M. (2017). Standarisasi Profesi Konselor di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Borders, L. D., & Drury, S. M. (2019). The school counselor as a leader in the school community. Journal of Counseling & Development, 97(2), 123-135.

Bryan, J., & Holcomb-McCoy, C. (2018). Parent involvement in school counseling: A review of the literature. The School Counselor, 56(1), 45-58.

Carey, J. C., & Dimmitt, C. (2018). School counseling and the ASCA National Model: A reexamination. The School Counselor, 56(1), 45-58.

Dollarhide, C. T., Gibson, D. M., & Saginak, K. A. (2018). The role of school leaders in supporting school counseling. Professional School Counseling, 21(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/2156759X18761834

Gysbers, N. C., & Henderson, P. (2018). Developing and Managing Your School Guidance and Counseling Program (6th ed.). American Counseling Association.

Hermawan, A. (2022). Kolaborasi personil sekolah dalam bimbingan konseling. Tinjauan Psikopedagogik. Psikopedagogia, 11(1), 78-92.

Hermawan, D. (2022). Psikopedagogia: Integrasi bimbingan dalam pembelajaran. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Lapan, R. T., Gysbers, N. C., & Sun, Y. (2019). The role of classroom teachers in school counseling programs. Professional School Counseling, 22(1), 1–15.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugroho. (2019). Peran koordinator bimbingan konseling di sekolah menengah. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 8(2), 145-160.

Nugroho, A., & Hermawan, D. (2022). Evaluasi program bimbingan dan konseling: Indikator keberhasilan dan tantangan. Dalam Prosiding Seminar Nasional BK, (hlm. 120-135).

Prayitno, E. (2018). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sari, D. P., et al. (2020). Standarisasi kompetensi guru pembimbing dan dampaknya terhadap kepercayaan siswa. Jurnal BK UNESA, 9(1), 78-92.

Sari, D. P., et al. (2021). Keterlibatan orang tua dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 201-218.

Sari, D. P., & Nugroho, A. (2019). Efektivitas kerjasama personil sekolah dalam layanan bimbingan konseling. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 8(1), 23–38.

Sink, C. A. (2020). School counselors as accountability leaders. Journal of Counseling & Development, 98(1), 89-102.

Snyder, H. (2019). Literature Review as a Research Method: An Overview and Guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Sudrajat, A. (2021). Manajemen Sekolah Efektif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

2025-11-18

Cara Mengutip

Nayzha, G. ., Zarmawaty, R. ., Afyfah, A. M. ., Alia S, N. ., & Yunita, A. . (2025). Peranan dan Kerjasama Personil Sekolah dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(04). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/jimu/article/view/1598