Analisis Semiotika Roland Barthes pada Lirik Lagu 'Bertaut' Karya Nadin Amizah Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Teks Puisi di Kelas XI SMA
Kata Kunci:
semiotika Roland Barthes, lirik lagu, pembelajaran puisi, media pembelajaran, Nadin Amizah.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes serta mengeksplorasi potensinya sebagai media pembelajaran teks puisi di kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data berupa lirik lagu “Bertaut” dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis berdasarkan tiga tahapan penandaan Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Bertaut” memuat makna denotatif yang merepresentasikan hubungan emosional antara anak dan ibu, makna konotatif yang menggambarkan kasih sayang tanpa syarat serta kekuatan perempuan, dan mitos kultural tentang peran ibu sebagai sumber kehidupan dan kebijaksanaan. Secara pedagogis, lagu ini memiliki potensi tinggi sebagai media pembelajaran teks puisi karena mengandung unsur-unsur puisi lengkap (diksi, majas, citraan, dan makna), relevan dengan kehidupan siswa kelas XI, serta mampu meningkatkan motivasi dan kemampuan berpikir kritis siswa sesuai dengan tuntutan Capaian Pembelajaran Fase F Kurikulum Merdeka.
Unduhan
Referensi
Amanulloh, M. J. A., & Wasila, N. F. W. (2024). Implementasi dan Pengembangan Kurikulum Merdeka dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 33–58. https://doi.org/10.14421/njpi.2024.v4i1-3
Harnia, N. T. (2021). Analisis semiotika makna cinta pada lirik lagu "Tak Sekedar Cinta" karya Dnanda. Jurnal Metamorfosa. https://ejournal.bbg.ac.id/metamorfosa/article/view/1405
Hermandra, H., Nisa, A. C., Aisyah, R. A., & Kartika, W. (2024). Makna Konseptual Lirik Lagu Tiara Andini dan Prospek sebagai Materi Alternatif Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 3(1), 1-14. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i1.550
Indonesian Music Industry Report. (2024). Laporan industri musik Indonesia 2024. Jakarta: Indonesian Music Publishers Association.
Indraswari, S., & Sofyaningrum, R. (2025). Menyelami makna dan pesan emosional dalam lirik keroncong "Di Bawah Sinar Bulan Purnama". DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(1).
Keraf, G. (2010). Diksi dan Gaya Bahasa (Edisi ke-20). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran Fase F (Kelas XI-XII) mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.
Mabruroh, N., Tabrani, A., & Maharany, E. R. (2025). Analisis semiotika Roland Barthes pada lirik lagu album Tanpa Aku karya Panji Sakti. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jp3/article/view/28737
Pradopo, R. D. (2020). Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan Semiotik (Edisi Revisi). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ratna, N. K. (2013). Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rifai, M. H., dkk. (2024). Kurikulum Merdeka (Implementasi dan Pengaplikasian). Yogyakarta: Selat Media Patners.
Rohman, F., & Hosniyeh. (2025). Representasi nilai kasih sayang anak dalam lirik lagu "Masih Ada Waktunya" karya Nadhif Basalamah. Cakrawala Linguista, 8(1), 70-82. https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/Cling/article/download/7621/pdf
Sobur, A. (2016). Semiotika Komunikasi (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Spotify Indonesia. (2024). Data konsumsi musik digital Indonesia 2024. Jakarta: Spotify Indonesia.






