Identifikasi Penerapan Akuntansi Berdasarkan SAK EMKM Usaha Mikro Pada Toko Pakaian di Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku

Penulis

  • Nur Isdhar Emba Universitas Negeri Gorontalo
  • Hartati Tuli Universitas Negeri Gorontalo
  • Muzdalifah Universitas Negeri Gorontalo

Kata Kunci:

Identifikasi, Penerapan Akuntansi, UMKM, SAK EMKM.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan akuntansi berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada usaha mikro toko pakaian di Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku. SAK EMKM merupakan standar yang dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil agar dapat menyusun laporan keuangan yang sederhana namun tetap sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Dalam praktiknya, banyak pelaku usaha mikro yang belum menerapkan standar ini secara benar, sehingga pencatatan keuangan masih bersifat sederhana dan belum mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman pelaku usaha terhadap akuntansi masih bersifat dasar dan informal. Terdapat dua toko yang melakukan pencatatan laporan posisi keuangan,tetapi masih terbatas. Semua toko menghitung laba rugi secara sederhana tanpa memperhitungkan seluruh biaya operasional, dan tidak ada satupun yang menyusun Catatan atas Laporan Keuangan (CALK). Tiga toko memberikan fasilitas kredit sedangkan dua toko lainnya tidak memberikan kredit.  Selain itu, sebagian besar pelaku usaha belum melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Penelitian juga menunjukkan bahwa hampir seluruh informan belum mengetahui istilah maupun penerapan SAK EMKM.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Christian Herdinata, Fransisca Desiana Pranatasari, Literasi Keuangan Berbasis Fintech Bagi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah, 1st edn (Deepublish, 2020), XLIV, doi:10.1088/1751-8113/44/8/085201

Ela, Munayang, O. H., & Zuhroh, S. (2023). Analisis Penerapan SAK EMKM pada Usaha Toko Pakaiandi Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Jurnal Kolaboratif Sains, 6(9), 1167–1173. https://doi.org/10.56338/jks.v6i9.4087

Ela, Olivia H. Munayang, S. Z. (n.d.). Analisis Penerapan SAK EMKM pada Usaha Toko Pakaian Analysis of the Implementation of SAK EMKM in Clothing Shop Businesses in Siboang Village, Sojol District, Donggala Regency. https://doi.org/10.56338/jks.v6i9.4087

Fajar, M., & Larasati, C. W. (2021). Peran Financial Technology (Fintech) dalam Perkembangan UMKM di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Humanis (Humanities,Management and Science Proceedings), 1(2), 702–715.

IAI. (2018). Standar Akuntansi Keuangan: PSAK 24 Imbalan Kerja Efektif Per 1 Januari 2018. Ikatan Akuntansi Indonesia.

Ningsih, G., Indriani, E., & Bayu, S. A. (2023). Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Kecil. Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (Umkm): Apa Saja Faktor Penghambatnya, 2019, 70–85.

Rochmah, S., Sularsih, H., & As’adi. (2021). Pengaruh Kualitas SDM dan Penerapan Sistem Akuntansi SAK EMKM Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Di Kecamatan Gempol. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Akuntansi Vol.9, No.2, 9(2), 183–188.

Yudha Wiguna, & Ermawati, D. (2020). Analisis Penerapan Siklus Akuntansi Pada Usaha Kecil Dan Menengah Di Kota Lubuklinggau (Studi Kasus Di Kecamatan Lubuklinggau Utara I). Jurnal AkunStie (JAS), 5(2), 20–33.

Diterbitkan

2025-12-15

Cara Mengutip

Emba, N. I. ., Tuli, H. ., & Muzdalifah. (2025). Identifikasi Penerapan Akuntansi Berdasarkan SAK EMKM Usaha Mikro Pada Toko Pakaian di Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(04). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/jimu/article/view/1812