Cookies Kelor sebagai Inovasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting di Kota Bima

Penulis

  • Hartati Hartati Universitas Nggusuwaru

Kata Kunci:

cookies kelor, stunting, pangan lokal, AKG balita, Kota Bima

Abstrak

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kota Bima. Salah satu penyebab utama stunting adalah rendahnya asupan zat gizi makro dan mikro dalam jangka panjang. Kota Bima memiliki potensi pangan lokal berupa tanaman kelor (Moringa oleifera) yang kaya nutrisi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan cookies kelor dan menganalisis kandungan gizinya sebagai alternatif pangan lokal untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah deskriptif-aplikatif melalui proses pengolahan cookies kelor, analisis kandungan gizi secara estimasi, serta perhitungan kontribusi terhadap Angka Kecukupan Gizi (AKG) balita. Hasil menunjukkan bahwa cookies kelor memiliki kandungan protein, zat besi, kalsium, vitamin A, dan serat yang lebih tinggi dibandingkan cookies konvensional dan mampu memenuhi sebagian kebutuhan gizi balita. Cookies kelor berpotensi sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di Kota Bima.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Black, R. E., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451.

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Tabel Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting.

Nambiar, V. S., et al. (2010). Polyphenol content of drumstick leaves. Journal of Food Science and Technology, 47(1), 1–6.

Oduro, I., et al. (2008). Nutritional potential of Moringa oleifera leaves. Journal of Food Science, 73(9), 1–6.

Sutanto, A., Widyaningsih, T. D., & Nugrahini, N. I. P. (2021). Pengembangan cookies kelor sebagai pangan fungsional. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(3), 145–153.

UNICEF. (2019). Improving child nutrition: The achievable imperative.

World Health Organization. (2020). Stunting in a nutshell. WHO Press.

Yameogo, C. W., et al. (2011). Determination of chemical composition and nutritional values of Moringa oleifera leaves. African Journal of Food Science, 5(10), 1–7.

Diterbitkan

2025-12-28

Cara Mengutip

Hartati, H. (2025). Cookies Kelor sebagai Inovasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting di Kota Bima. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(04). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/jimu/article/view/1992