Peran Komunikasi Badan Pangan Nasional dalam Mengurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor di Indonesia

Penulis

  • Salsabila Dwi Syahputri Sunarto Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Miftah Anandini Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Neylan Rabbany Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Tria Patrianti Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Evi Satispi Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kata Kunci:

Badan Pangan Nasional; impor pangan; kebijakan pangan; ketahanan pangan; komunikasi publik

Abstrak

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional akibat meningkatnya ketergantungan terhadap bahan baku impor. Pada tahun 2024, impor beras mencapai 4,52 juta ton, kedelai 2,67 juta ton, dan gandum 9,45 juta ton, menunjukkan lemahnya produksi domestik dalam memenuhi kebutuhan konsumsi. Dalam konteks ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek teknis pengelolaan pangan, tetapi juga dalam komunikasi publik sebagai instrumen utama untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, memperkuat produksi lokal, dan mengurangi ketergantungan impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi Bapanas dalam mengurangi ketergantungan bahan baku impor melalui pendekatan komunikasi pembangunan dan komunikasi massa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji strategi komunikasi Bapanas dalam program-program seperti Gerakan Masyarakat Sadar Pangan, kampanye Beli Lokal, Hidup Sehat, dan inovasi digital Pangan Digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Bapanas berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya swasembada pangan dan memperkuat partisipasi petani melalui penyebaran informasi berbasis data. Namun, efektivitas komunikasi masih terhambat oleh disparitas digital, rendahnya kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah, serta dominasi narasi global tentang produk impor. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi publik yang terencana, partisipatif, dan berbasis data merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aprianto, A., Viola, O. D., Islam, U., Raden, N., Lampung, I., & Lampung, B. (2025). Jalan Berliku Menuju Stabilitas Pangan : Analisis Implementasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan di. 3(10).

Arifin, A. L., & Solihin, D. (2025). Hilirisasi Pangan Guna Mewujudkan Ketahanan Ekonomi. 5(2), 19–27.

Bator, R. J., Bryan, A. D., & Schultz, P. W. (2011). Who Gives a Hoot?: Intercept Surveys of Litterers and Disposers. Environment and Behavior, 43(3), 295–315. https://doi.org/10.1177/0013916509356884.

Hasan, Z., & Daryanto, H. (2024). Food Security Governance : Bibliometric Mapping and Comparative Policy Lessons for Indonesia. 12(6), 2793–2808. https://doi.org/10.37641/jimkes.v12i6.4055

Hidayati, S.N. (2016). Pengaruh Pendekatan Keras dan Lunak Pemimpin Organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Potensi Mogok Kerja Karyawan. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(2), 57-66. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i2.164.

Komdigi. (2025). laporan kerjasama komunikasi pangan. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/lainnya/hasil-pencarian?search=pangan nasional

Larasati, Y. W. (2024). Food security policy in indonesia during the COVID-19 pandemic : A sustainability governance perspective. 1(2), 97–104.

Lukum, R., & Yunus, R. (2023). Implementation Of Food Security Policies And Their Implications For Food Availability For. 02(6), 916–929. https://doi.org/10.36418/jrssem.v2i06.332

Nasional, B. P. (2025). NOVEMBER TAHUN 2024.

Nugroho, A. A., Sudrajat, A., Azmi, I. F., & Ardiansyah, F. (2025). Collaborative Governance in Indonesia ’ s Nutritious Food Policy : A Multi-Stakeholder Implementation Model. 21(10), 203–218. https://doi.org/10.24258/jba.v21i2.1698

Online, P. (2023). Hasil Survei Penetrasi Internet di Indonesia Tahun 2022-2023. https://publikasionline.id/2023/03/08/apjii-umumkan-hasil-survei-penetrasi-internet-di-indonesia-tahun-2022-2023/

Risdwiyanto, A. & Kurniyati, Y. (2015). Strategi Pemasaran Perguruan Tinggi Swasta di Kabupaten Sleman Yogyakarta Berbasis Rangsangan Pemasaran. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(1), 1-23. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i1.142.

Widada, A. W., & Mulyo, J. H. (2017). Faktor Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan di Indonesia. 28(2).

Yulia, R. A., & Yusran, R. (2025). Indonesian Journal of Digital Business Implementation of the Food Security Village Program Policy in Realizing Local Food Security in Padang. 5(3), 1051–1057.

Zahra, N., Daulay, R., Zein, A. W., Islam, U., Sumatera, N., & Medan, U. (2025). Strategi Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan Melalui Kebijakan Publik. 3.

Diterbitkan

2026-01-22

Cara Mengutip

Sunarto, S. D. S. ., Anandini, M. ., Rabbany, N. ., Patrianti, T. ., & Satispi, E. . (2026). Peran Komunikasi Badan Pangan Nasional dalam Mengurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor di Indonesia. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(04). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/jimu/article/view/2021