Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan
<p>JUPERAN: Jurnal Pendidikan dan Pembejaran secara Umum di sekolah dan perguruan tinggi. Menerbitkan publikasi hasil penelitian, kajian literatur dan buku hasil penelitian atau pemikiran.</p>Merah Putih Schoolid-IDJurnal Pendidikan dan Pembelajaran2987-3738Reformasi Sistem Pendidikan Islam dalam Era Society 5.0: Tinjauan Filosofis dan Epistemologis
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2064
<p>Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman filosofis dan epistemologis yang komprehensif mengenai arah dan bentuk reformasi sistem pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan era Society 5.0. Tujuan utamanya adalah menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip Islamic worldview dapat dijadikan fondasi konseptual dan operasional dalam membangun sistem pendidikan Islam yang integratif, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.Era Society 5.0 menandai perubahan peradaban yang berorientasi pada keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan. Gagasan ini menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi, termasuk pendidikan Islam yang memiliki mandat spiritual dan moral. Dalam konteks ini, sistem pendidikan Islam ditantang untuk mereformasi epistemologinya agar integrasi antara ilmu, moral, dan teknologi dapat diwujudkan tanpa kehilangan dasar tauhid. Artikel ini menelaah reformasi sistem pendidikan Islam melalui pendekatan filosofis dan epistemologis dengan kerangka Islamic worldview (pandangan dunia Islam). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian pustaka atas sumber-sumber akademik tujuh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Islam dalam era Society 5.0 harus melibatkan: (1) rekonstruksi epistemologi tauhid, (2) kurikulum integratif antara ilmu agama dan sains modern, (3) internalisasi etika teknologi berbasis maqāṣid al-syarī‘ah. Pendidikan Islam harus menjadi sistem yang melahirkan generasi smart-moral society—manusia cerdas teknologi, berilmu, dan beradab.</p>Ahmad AnwarMuhammad Khasanudin
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Anwar, Muhammad Khasanudin
2026-02-152026-02-15501Kejenuhan Belajar Literasi Membaca dan Strategi Pembelajaran Guru pada Siswa-Siswi Kelas Rendah di SD Negeri 5 Pulau Morotai
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2061
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kejenuhan belajar pada kelas literasi kelas rendah di SD Negeri 5 Pulau Morotai serta strategi guru untuk mengurangi tingkat kejenuhan siswa. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif menggunakan tiga metode pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara bersama siswa-siswi dan juga gurunya. Triangulasi dilakukan berdasarkan tiga sumber data berbeda untuk menguatkan temuan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) lagu dan <em>flashcard </em>digunakan sebagai strategi mengajar guru (2) kejenuhan belajar pada siswa terjadi saat pelajaran dianggap susah (3) siswa berpindah melakukan aktivitas saat sudah merasa jenuh dengan belajar.</p>Dwi Budidarma SutrisnoRuslia Abdul KarimNurfaidah Ulfa
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Budidarma Sutrisno, Ruslia Abdul Karim, Nurfaidah Ulfa
2026-02-132026-02-13501Evaluasi Kelas Membaca Pemahaman di SD Negeri 2 Pulau Morotai
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2060
<p>Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kelas literasi membaca pemahaman di SD Negeri 2 Pulau Morotai. Data dikumpulkan melalui observasi, pre-test dan post-test, serta wawancara dengan siswa. Penggunaan tiga metode pengumpulan data dilakukan untuk memperbolehkan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sebagian siswa masih belum bisa menunjukkan kemampuan membaca pemahaman (2) instruksi guru di dalam kelas masih terbatas dan butuh perbaikan (3) ruangan kelas masih belum maksimal menunjang lingkungan belajar karena kurangnya tempelan berbau edukasi pada dinding.</p>Dwi Budidarma SutrisnoFarida UmarIrma Dominggus
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Budidarma Sutrisno, Farida Umar, Irma Dominggus
2026-02-132026-02-13501Penerapan Metode Make A Match dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Satuan Waktu Kelas III SD 001 Muhammadiyah Nunukan
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2049
<p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu melalui penerapan model pembelajaran Make A Match. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, masih ditemukan beberapa kekurangan seperti kurang jelasnya tujuan perbaikan dan minimnya bahan ajar yang sesuai. Namun, pada siklus II, terjadi perbaikan yang signifikan, seperti meningkatnya keterlibatan aktif siswa, terbentuknya diskusi kelompok yang efektif, dan peningkatan pengelolaan kelas. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pun mengalami peningkatan dan berada pada kategori baik. Dengan demikian, penerapan model Make A Match terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu di kelas III SD 001 Muhammadiyah Nunukan.</p>Aldian Dwi PrasetyaAnnisa MayasariDedi Kusnadi
Hak Cipta (c) 2026 Aldian Dwi Prasetya, Annisa Mayasari, Dedi Kusnadi
2026-02-052026-02-05501Peran Kepemimpinan Akademik dalam Pengembangan Budaya Pembelajaran Mandiri Mahasiswa di Politeknik Bumi AKPELNI Semarang
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2030
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan akademik dalam mengembangkan budaya pembelajaran mandiri (<em>self-directed learning</em>/SDL) mahasiswa di Politeknik Bumi AKPELNI Semarang. Pendekatan kualitatif eksploratif diterapkan dengan metode studi kasus pada satu institusi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur kepada tujuh informan, terdiri dari tiga pimpinan akademik (Direktur, Dekan, Kaprodi) dan empat orang taruna/mahasiswa, serta didukung analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan akademik berperan sebagai katalisator melalui integrasi visi transformasional dan tindakan instruksional yang konkret. Peran ini diwujudkan dalam kebijakan struktural seperti kuota "<em>30% Eksplorasi Mandiri</em>" dalam kurikulum, program <em>Maritime Problem-Based Challenge</em>, dan reformasi sistem penilaian yang mendukung otonomi belajar. Kepemimpinan yang terdistribusi (<em>distributed leadership</em>) memungkinkan implementasi yang kontekstual di tingkat program studi. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan utama berupa inkonsistensi penerapan di tingkat dosen, mentalitas <em>spoon-feeding</em> yang masih ada, dan kurangnya umpan balik konstruktif untuk proses SDL mahasiswa. Budaya pembelajaran mandiri yang dibangun berusaha menyelaraskan nilai-nilai profesi kemaritiman (disiplin, adaptabilitas) dengan kebiasaan belajar otonom. Disimpulkan bahwa efektivitas pengembangan budaya ini sangat bergantung pada konsistensi, sistem pendukung yang memadai, dan internalisasi nilai di semua lapisan komunitas akademik. Rekomendasi mencakup penguatan mekanisme penyelarasan kurikulum, pengembangan modul pelatihan SDL, dan pembentukan forum kolaboratif dosen-mahasiswa.</p>Fredy Harwanto
Hak Cipta (c) 2026 Fredy Harwanto
2026-01-242026-01-24501Peran Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kompetensi Komunikasi Dialogis Guru di SMK Wisudha Karya Kudus
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2029
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi akademik kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi komunikasi dialogis guru di SMK Wisudha Karya Kudus. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan untuk menggambarkan fenomena secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, dan enam orang guru, serta didukung observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik berperan sebagai instrumen strategis pembinaan berkelanjutan yang mengadopsi siklus klinis kolaboratif (pra-observasi, observasi, pasca-observasi). Komunikasi dialogis guru, yang meliputi kemampuan bertanya terbuka, mendengarkan aktif, dan memfasilitasi diskusi, menjadi fokus prioritas supervisi karena relevansinya yang tinggi dengan pembentukan <em>soft skills</em> siswa di lingkungan pendidikan kejuruan. Temuan mengungkap bahwa proses supervisi yang reflektif dan berbasis umpan balik konstruktif telah memicu perubahan praktik mengajar guru ke arah yang lebih dialogis. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti mindset guru yang belum sepenuhnya adaptif, tekanan kurikulum produktif yang padat, dan keterbatasan dukungan pascasupervisi. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas supervisi akademik dalam pengembangan kompetensi dialogis sangat bergantung pada keberlanjutan pembinaan dan penciptaan ekosistem kolaboratif di tingkat sekolah. Rekomendasi yang diajukan meliputi pembentukan komunitas praktisi guru, pemanfaatan refleksi berbasis video, serta integrasi indikator komunikasi dialogis dalam sistem penilaian kinerja guru.</p>Nikita Anisa Prima Novotna
Hak Cipta (c) 2026 Nikita Anisa Prima Novotna
2026-01-242026-01-24501Kapasitas Guru dalam Implementasi Perubahan Kurikulum: Perspektif Manajemen Pendidikan di SMP Se-Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2028
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas guru dan efektivitas sistem manajemen pendidikan dalam mendukung implementasi perubahan kurikulum di tingkat sekolah menengah pertama. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi multi-situs diterapkan di beberapa SMP di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan 16 informan yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, serta didukung analisis dokumen dan observasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kapasitas guru menghadapi tantangan multidimensi: pemahaman konseptual terhadap kurikulum baru telah terbangun, namun terjadi kesenjangan signifikan dalam keterampilan pedagogis operasional, khususnya dalam pelaksanaan asesmen formatif, pembelajaran berdiferensiasi, dan pengelolaan pembelajaran berbasis proyek. Sistem manajemen pendidikan di tingkat sekolah dan kecamatan dinilai belum efektif sebagai pendukung pengembangan kapasitas; fungsi pengawasan lebih dominan daripada fungsi pembinaan, dan dukungan dari tingkat kecamatan bersifat minimal serta administratif. Hambatan sistemik seperti beban administratif yang tinggi, keterbatasan sarana, keragaman kemampuan siswa, serta kurangnya sinergi kolaboratif antara pengawas, kepala sekolah, dan guru semakin memperlemah kapasitas adaptasi guru. Disimpulkan bahwa efektivitas implementasi perubahan kurikulum sangat bergantung pada rekonfigurasi sistem manajemen pendukung dari paradigma pengawasan (<em>controlling</em>) menuju paradigma pemberdayaan (<em>capacity building</em>) yang kolaboratif dan berkelanjutan. Rekomendasi mencakup pembentukan tim pendampingan kurikulum berbasis kecamatan, transformasi forum KKG menjadi komunitas belajar reflektif, serta penyediaan dana abadi pengembangan kapasitas guru di tingkat daerah.</p>Ida Neka Impriasih
Hak Cipta (c) 2026 Ida Neka Impriasih
2026-01-242026-01-24501Implementasi Strategi Pembelajaran Berbasis Diskusi pada Mata Pelajaran Fiqih Mualamalah di MAS. Fatihul Ulum Prajjan Camplong
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2024
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi pembelajaran berbasis diskusi pada mata pelajaran Fiqih Muamalah, khususnya materi <em>Khiyar</em>, di MAS. Fatihul Ulum Prajjan Camplong. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru Fiqih, serta dokumentasi terhadap siswa kelas X. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi diskusi diawali dengan perencanaan matang, termasuk penyusunan RPP, silabus, dan penyiapan media pendukung seperti video praktik. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Guru menggunakan metode ceramah singkat sebagai pengantar sebelum memfasilitasi diskusi interaktif antar siswa. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab lisan secara langsung di akhir sesi. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi diskusi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, rasa percaya diri, dan pemahaman mendalam siswa terhadap materi yang kompleks. Selain itu, metode ini membantu siswa menghubungkan teori agama dengan permasalahan kontemporer di masyarakat melalui hubungan kolaboratif yang dinamis. Meskipun efektif, efisiensi waktu dan dominasi siswa tertentu tetap menjadi tantangan yang memerlukan kreativitas guru dalam pengelolaannya.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Strategi Diskusi, Fiqih Muamalah, <em>Khiyar</em>, Berpikir Kritis<strong>.</strong></p>Nurul Huda Maksum
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Huda Maksum
2026-01-262026-01-2650110.70294/juperan.v5i01.2024Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Analisis Literatur tentang Integrasi Teknologi dan Pembentukan Karakter Religius
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2011
<p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di satu sisi, teknologi digital membuka peluang inovasi pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif, namun di sisi lain menimbulkan tantangan dalam menjaga orientasi pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital serta implikasinya terhadap pembentukan karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi sebagai sumber utama serta buku akademik sebagai sumber pendukung yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi secara tematik terhadap literatur terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran dan keterlibatan peserta didik apabila dirancang secara pedagogis dan berorientasi nilai. Namun, teknologi tidak dapat berdiri sendiri dalam membentuk karakter religius tanpa dukungan keteladanan pendidik, pembiasaan nilai, dan refleksi spiritual yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pembelajaran PAI di era digital perlu dikembangkan melalui pendekatan integratif yang mengombinasikan pemanfaatan teknologi dengan penguatan nilai-nilai Islam agar tujuan pembentukan karakter religius dapat tercapai secara optimal.</p>Mohamad KhasanudinNasrulloh
Hak Cipta (c) 2026 Mohamad Khasanudin, Nasrulloh
2026-01-182026-01-18501Keluarga Sebagai Gereja Mini: Studi Tentang Pendidikan Agama Kristen dalam Rumah Tangga
https://ojs.smkmerahputih.sch.id/index.php/juperan/article/view/2000
<p>Pendidikan Agama Kristen dalam rumah tangga memainkan peran krusial sebagai fondasi pembentukan iman dan nilai-nilai moral anak-anak. Kajian ini menyelidiki gagasan “Keluarga sebagai Gereja Mini” dari sudut pandang teologi dan aplikasi nyata, di mana keluarga berfungsi sebagai komunitas kecil yang menanamkan ajaran Kristen melalui rutinitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Pendidikan Agama Kristen di rumah tangga, tantangan yang dihadapi , serta dampaknya terhadap perkembangan spiritual anak-anak. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen seperti buku panduan keluarga Kristen. Temuan riset mengungkapkan bahwa aktivitas seperti berdoa bersama, membaca Alkitab, dan percakapan tentang nilai-nilai Kristen berhasil membentuk kepribadian anak, walaupun rintangan seperti jadwal padat orang tua dan dampak budaya modern sering kali mengganggunya. Ringkasan kajian ini menyoroti keharusan bantuan dari gereja dan institusi pendidikan untuk menguatkan fungsi keluarga sebagai pelaku utama dalam pendidikan agama, dengan saran praktis melalui pembuatan program latihan khusus untuk para orang tua.</p>Prinza A.S. SunbanuSeprianti A. TanesabAyu H. TodeTresance M. MissaTeldi Y. LetunaHermin
Hak Cipta (c) 2026 Prinza A.S. Sunbanu, Seprianti A. Tanesab, Ayu H. Tode, Tresance M. Missa, Teldi Y. Letuna, Hermin
2026-01-152026-01-15501